Pages

Jumat, 24 Mei 2013

Saudaraku Tahanlah Pandangan Mata mu




Saudara ku, pandangan mata merupakan akar utama untuk menjaga kemaluan, sebagai mana firman Allah S.w.t.

 katakanlah kepada laki-laki yang beriman hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluanya, yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhya Allah maha mengetahui apa yang mereka perbuat. “katakanlah kepada wanita yang beriman hendaklah mereka menahan pandanganya, dan kemaluanya, dan janganlah mereka menampakan perhiasan, kecuali yang (biasa) nampak dari pandanganya (Q.S. An-nuur : 30-31)
Pandangan mata itu bisa menjadi haram apabila pandanganya tersebut dijadikan sarana masuknya kemaksiatan, namun apabila pandangan di perlukan untuk kemaslahatan maka hal ini di perbolehkan.
Allah Swt. Menjadikan mata sebagi cermin hati bagi seseorang, apabila seorang hamba mampu menahan pandanganya maka ia akan sanggup menagan sahwat hati berserta keinginan-keinginanya. Namun apabila seorang hamba tersebut mengumbar pandangan maka itu sama saja dengan mengumbar nafsu hatinya.
Sahabatku adapaun pandangan yang tidak disengaja kita lakukan, hal seperti ini boleh, namun apabila mengulang pandangan (pandangan yang ke-2) diharamkan, sebagai mana hadits rasulilah saw bersabda kepada Ali
 “wahai Ali, jangan engkau perturutkan pandangan dengan pandangan seanjutnya. Bagimu hanya pandangan pertama (yang tidak disengaja), sedangkan tatapkan kedua dan sterusnya adalah bukan hakmu. (H.R. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ahmad)

Manfaat menahan pandangan

Manfaat menahan pandangan sebagai mana yang di tulis oleh Ibnu Qayyim Al Jauziyah, dalam kitapnya “Raudhatul Muhibbin wah Nuzhatul Musytaqin ada 10 poin , yaitu;

   1.       Memurnikan hati dari pedihnya penyesalan
Orang yang mengumbar pandangan akan merasakan penyesalan yang berkepanjangan, karena ia akan mencari yang dipandangnya dan tidak akan sanggup menahan keinginanya, derita dan siksa seperti itu akan menimpanya.

   2.       Melahirkan cahaya dan kecintaan didalam hati
Didalm hadits
 “ pandangan adalah anak panah iblis yang beracu, barang siapa yang dapat menahan pandanganya dari keelokan perempuan, maka katinya akan dianugrai kenikmatan didalam hatinya yang akan dia rasakan sehingga hari pertemuan dengan Nya. (H.R. Hakim dan Thabrani) 

   3.       Mendatangkan kekuatan firasat
Kekuatan firasat ini merupakan buah dari cahaya yang sudah ada didalam hati berkat amal salehnya. Apabila hati bercahaya, maka firasatnya menjadi kuat. Sebap hati menjadi cermin yang memperlihatkan seluruh data yang ada berikut dengan kebenaranya

   4.       Allah Swt. Akan membukakan pintu ilmu
Ilmu akan mudah dipahami dan diterima oleh hati yang bersih dan bercahaya, hati yang bersih dan bercahaya akan terwujud apabila kesanggupan hamba yang mampu menahan pandanganya

   5.       Menhuatkan keteguhan hati berserta keberanianya
Dengan menjaga pandangan akan tumbuh kekuatan hati yang teguh dan berani, sehingga membentuk kekuatan pandangan disertai dengan kekuatan hujjah. Dalam suatu atsar disebutkan “orang yang sanggup menahan hawa nafsunya, akan ditakuti setan

   6.       Mendatangkan kebahaian, kelapangan dan ketenangan didalam hati
Sanggup menaklukan musuh (setan) dengan cara menentang dan mengabaikan hawa nafsu, manakala ia sanggup menahan syahwatnya karena Allah Swt, dari kesenganan(dibaca: sementara) yang akan membawanya kepada keburukan, maka Allah akan mengantikan kepada hal yang lebih sempurna

   7.       Terberasnya hati dari belenggu syahwat
Tawanan yang sesungguhya adalah yang dibelenggu oleh syahwat dan hawa nafsunya. Sebuah pepatah mengatakan “orang yang mengumbar pandangan matanya adalah orang yang terbelenggu

   8.       Menjaga pandangan akan memutup rapat pintu jahanam
Haramya mengumbar pandangan, merupakan tabir penghalang dari terjadinya dosa. Mana kala penghalang itu rusak maka iya akan terjerumus pada bahaya dosa.

   9.       Menguatka dan menajamkan akal pikiran
Mengumbar pandangan tidak akan dilakukan kecuali oleh orang yang akalnya lemah, gegabah dan tidak memikirkan akibatnya, sedangkan bagi orang yang akalnya sehat ia mampu mempertimbangkanya 

   10.   Membebaskan hati dari syahwat yang memabukan dan kelelahan yang melenakan

Mengumbar pandangan akan menjadikan seseorang lupa terhadap Allah Swt. Ia tidak akan ingat lagi adanya akhirat berserta siksanya sehingga iya menjadi lalai dan terlena.

Semoga tulisan yang singkat ini bermanfaat bagi kita semua, Aminn....

Rujuk langsung buku terjemahany. “Taman Orang Jatuh Cinta” yang ditulis oleh Ibnu Qayyim Al Jauziyah.

 

Tidak ada komentar:

 

Kalender Hijriyah


Blogroll